08 Maret 2012

Virtualisasi Data Center di Indonesia Baru 23%

detail berita
JAKARTA - Untuk menuju pada era komputasi awan, pertama perlu dibangun virtualisasi data center. Kendati demikian, di Indonesia sendiri masih entah kapan bisa mencapai virtualisasi sepenuhnya.

"Kami percaya setiap perusahaan bisa melakukan virtualisasi sampai 80 persen. Kalau sudah sampai situ, tinggal beralih menuju cloud," ujar Andreas Kagawa, Country Manager VMware Indonesia, di hotel Shangri-La, Kamis (8/3/2012).

"Karena untuk menuju ke cloud, perlu dilakukan virtualisasi infrastruktur. Di Indonesia sendiri virtualisasinya baru 23 persen. Untuk mencapai virtualisasi sepenuhnya mungkin tidak bisa diperkirakan berapa tahun, tapi saat ini kami melihat progress," tambahnya.

Andreas sendiri menandaskan, kesempatan yang dimiliki VMware di Indonesia masih sangat besar. Menurutnya, "Sudah 300 lebih atau mendekati 400 perusahaan yang menggunakan virtualiasi kami. Pertanyaannya mereka ada di mana?"

Dia menerangkan, saat ini perusahaan-perusahaan tersebut dalam virtualisasi tahap satu yaitu sekira 30 persen virtualisasi.

Andreas juga melihat peluang virtualiasasi tersebut terdapat dalam berbagai sektor industri. Dia berpendapat, "Industri yang cepat mengadopsi virtualisasi adalah industri yang perlu banyak server seperti finance, telekomunikasi, dan pemerintah. Tapi tidak terbatas di situ. Apapun industrinya bisa divirtualisasi." (tyo)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Demi Kesempurnaan Blog Ini Saya Sangat Mengharapkan Komentar Dari Kalian....
Thank's For Your Comment